(Vignette) Hidden Treasure

hidden-treasure

BumbleBee@Poster Channel

Title : Hidden Treasure

Author : Chunniesthttps://fandreamstory.wordpress.com/

Genre : Friendship, comedy

Lenght : Vignette

Cast :

* Lee Sungjong (INFINITE)

*Lee Howon as Lee Hoya (INFINITE)

The other member of INFINITE

FF ini aku buat khusus untuk penggemarku Iana (hhee…hhee….)

Karena aku jarang bikin Friendship mianhae jika mengecewakan.

Semoga semua menyukai cerita yang kubuat ini.

Happy reading^-^

DON’T BE A SILENT READERS!!!!!

*   *   *   *   *

 

Kedua tangan mungil Sungjong membuka tas ranselnya. Kedua matanya melotot melihat keadaan dalam tasnya. Laki-laki imut itu mendapati tasnya sudah kosong tanpa ada sisa. Wajah imut Sungjong memerah menahan amarahnya. Laki-laki itu tahu siapa pelakunya.

“HOYA HYUNG!!!!”

Teriakan Sungjong sukses membuat gaduh luar kamarnya. Seketika Sunggyu, Dongwoo, Woohyun, Myungsoo, Hoya dan Seungyeol berebutan masuk melewati pintu yang kecil. Setelah berhasil berdesak-desakan merekapun menghampiri Sungjong yang terlihat kesal.

“Ada apa Sungjong-ah?” Tanya Sunggyu.

“Apa kau sakit Sungjong-ah?” Kali ini giliran Myungsoo yang bertanya.

Kepala Sungjong menggeleng membuat rambut hitamnya yang halus mengikuti gerakan laki-laki itu seperti dalam iklan shampoo.

Sungjong mengangkat tas ranselnya dengan wajah cemberut.

“Cemilanku hilang hyung.”

“Jadi kau berteriak hanya karena masalah kecil seperti ini Sungjong-ah?” Remeh Dongwoo.

“Ini bukan masalah kecil hyung. Ini masalah yang sangat sangat besar. Manager hyung menyuruhku untuk menggemukkan tubuhku. Dan aku sudah menggunakan banyak uang untuk membeli cemilan itu hyung.”

Sunggyu menghela nafas dan menatap kelima member lainnya.

“Jadi siapa yang sudah mengambil cemilan Sungjong?” Tanya Sunggyu dengan nada tegas.

Kelima member itu tidak berani mengaku.

“Pasti Hoya hyung.” Tuduh Sungjong.

Sunggyu menatap Hoya yang gelisah.

“Apa benar kau pelakunya Hoya?”

Dengan menunduk laki-laki itu mengangguk.

“Itu ide Seungyeol, hyung.”

Seungyeol yang berdiri di samping Myungsoo tidak terima.

“YA!! Kenapa jadi aku? Kau sendiri yang mengambilnya semalam.”

“Berarti sudah jelas Hoya pelakunya. Maka Hoya yang akan membersihkan dorm selama seminggu.” Ucap sunggyu.

“MWO? Aku kan bisa mengganti cemilan itu hyung. Kenapa aku harus dihukum?”

“Karena gara-gara kau terjadi keributan seperti ini. Ayo semua keluar.”

Semua member keluar kecuali Hoya dan Sungjong. Hoya melirik Sungjong yang membuang muka tak ingin bertatap muka dengan sang pencuri cemilannya.

“Sungjong-ie, Mianhae. Semalam perutku sangat lapar. Aku akan menggantinya.”

Sungjong tetap diam tak menjawab diapun beranjak keluar meninggalkan Hoya yang menghela nafas berat.

*   *   *   *   *

Sungjong melirik ke arah Hoya yang sedang mengepel lantai seraya menikmati snack kentang yang dibumbu keju. Ucapan Sunggyu tidak main-main. Benar saja Hoya sudah dua hari ini membersihkan dorm. Dari menyapu hingga mencuci piring. Sebenarnya Sungjong merasa iba pada teman sekamarnya itu. Karena setelah seharian Infinite perform di berbagai stasiun TV,malamnya Hoya harus menjalani hukuman.

“Apa kau belum memaafkannya?”

Sungjong tersentak mendapati Myungsoo mendadak sudah duduk disampingnya. Sungjong menggeleng lemah.

Waeyo? Bukankah Hoya sudah mengembalikan cemilanmu?”

“Ne. Tapi tetap saja aku masih kesal dia mencurinya dariku. Jika Hoya hyung meminta padaku langsung. Dengan senang hati aku akan memberikannya tapi lain halnya jika dia mencurinya dariku.”

“Jangan berlama-lama marah padanya. Bukankah dia teman sekamarmu.” Myungsoo menepuk bahu Sungjong sebelum akhirnya pergi.

Sungjong melihat kearah Hoya yang terlihat sudah kelelahan. Laki-laki itupun tersenyum misterius.

*   *   *   *   *

Hoya menghela nafas setelah berhasil menyelesaikan pekerjaannya. Dia mengamati seluruh ruangan yang tampak sepi karena semua member sudah tidur. Hoyapun berjalan lunglai menuju kamarnya. Tangannya menarik gagang pintu hingga memperlihatkan kamar yang sudah gelap gulita.

Hoya berjalan menuju tempat tidurnya. Dia duduk di samping ranjang dan tatapan matanya tertuju pada Sungjong yang tengah tidur dengan memeluk boneka beruangnya.

“Sungjong-ie.” Panggil Hoya pelan namun tak ada jawaban dari Sungjong.

Mianhae. Lain kali aku tidak akan mengambil milikmu yang sangat berharga itu. Aku berjanji.”

Hoya menghela nafas karena tak ada respon dari Sungjong. Tubuh Hoya terdiam saat mendengar suara. Laki-laki itupun mengamati seluruh ruangan yang gelap. Sebuah gerakan menarik mata Hoya. Dengan postur tubuh tinggi seperti itu dia tahu siapa orang itu. Hoya menghampiri orang itu perlahan. Sebuah jitakan memdarat dikepala Sungyeol.

“Apa yang kaulakukan dengan tas Sungjong, Sungyeol-ah?” Tanya Hoya melihat Sungyeol menggeledah tas sungjong.

“Aku lapar jadi ingin meminta sedikit makanan Sungjong.”

Andwae. Itu harta karun Sungjong jadi kau tak boleh mengambilnya.”

“Hanya sedikit saja.”

ANDWAE!”

Sungyeol menghela nafas dan meletakan kembali tas sungjong. Sunyeol dengan malas kembali ke tempat tidurnya dan memejamkan mata berusaha menghilangkan rasa lapar di perutnya. Hoyapun berjalan keluar kamar dan menuju dapur. Dia mengambil segelas air dan membawanya ke ruang tengah. Dia duduk dilantai dan menikmati segelas air putih.

“Sepi sekali.” Gumam Hoya merasakan keheningan dalam dorm.

Hoya mendongak melihat jam sudah menunjukkan jam 12 malam. Pantas saja semua member sudah K.O di tempat tidur mereka. Tiba-tiba sebuah Cup ramen berhenti tepat di depan mata Hoya. Laki-laki itu mengikuti tangan yang memegang Cup ramen itu. Terlihat Sungjong tengah tersenyum lebar pada Hoya.

“Sungjong-ie.” Panggil Hoya.

“Ini untukmu hyung.” Sungjong menyerahkan Cup Ramen itu pada Hoya.

“Untukku? Benarkah?”

Sungjong mengangguk.

“Ne.”

“Kau tidak akan marah jika aku mengambilnya?”

Sungjong menggeleng.

Aniyo hyung. Aku membagi sedikit harta karunku karena Hyung sudah menyelamatkan harta berhargaku dari Sungyeol hyung.”

Hoya hanya terdiam menatap Sungjong. Sedangkan si maknae itu tersenyum melihat wajah Hoya yang seperti orang bodoh.

“Aku akan membuatkannya untuk kita hyung.”

Sungjong mengambil Cup Ramen dari tangan Hoya. Diapun berjalan menuju dapur untuk membuatnya. Cup Ramen itu dibuka dan dengan cepat Sungjong memasukkan bumbu-bumbunya. Saat hendak mengisi dengan air panas kegiatannyapun terhenti saat merasakan sepasang tangan melingkar di perut Sungjong.

Mianhae Sungjong-ie. Aku tidak bisa menjadi hyung yang baik untukmu. Aku sudah mengambil barang berhargamu. Aku berjanji tidak akan melakukannya lagi. Mianhae Sungjong-ie.”

Sungjong tersenyum mendengar Hoya menyesal.

Gwaenchana hyung. Aku sudah memaafkanmu hyung.”

Hoya mengeratkan pelukannya karena senang.

Gomawo Sungjong-ie.”

OMMO….”

Sebuah suara mengagetkan Sungjong dan Hoya. Kedua laki-laki itu langsung menjauh dan melihat kearah Sunggyu yang terkejut dengan adegan yang baru saja dilihatnya. Laki-laki itu sampai kehilangan kata-kata saking terkejutnya.

“Sunggyu hyung?” Panggil Sungjong dan Hoya bersamaan.

“Kalian… Kalian….YA!!! Sedang apa kalian? Jika ingin berpacaran bukan di dorm tempatnya.”

Kedua mata Sungjong dan Hoya melotot mendengar ucapan Sunggyu.

Ani hyung kami tidak berpacaran. Benarkan Hoya hyung?” Tanya Sungjong meminta bantuan Hoya.

“Ne hyung. Kami tidak berpacaran. Aku memeluknya karena senang Sungjong sudah memaafkanku.”

Sunggyu menatap ke arah sungjong dan Hoya bergantian seakan tak percaya dengan belaan kedua dongsaengnya itu.

“Aku tidak percaya. Aku melihat dengan mataku sendiri kalian… Kalian…” Sunggyu tak mampu mengatakan apa yang dia pikirkan.

“Hoya hyung benar hyung. Kami tidak melakukan hal seperti itu. Jinnja… Apa hyung mau ramen?”

Sungjong memberikan cup ramen pada Sunggyu berharap Hyungnya itu bisa melupakan kejadian tadi.

“Apa kau sedang menyogokku?” Ucap Sunggyu dengan tatapan tajamnya.

Sungjong hanya meringis kuda tanpa menjawab. Sunggyu melihat ramen yang ditodongkan Sungjong. Perutnya yang sudah mengadakan konser semeriah konser Infinite semakin keras melihat ramen yang lezat itu.

“Baiklah. Karena aku sedang lapar. Aku terima sogokanmu tapi awas jika aku melihat hal seperti tadi di dorm lagi. Kalian mengerti?”

“Ne hyung.” Jawab sungjong dan Hoya bersamaan.

Hoya mengacungkan jempol seakan mengatakan ‘kerja bagus.’. Sungjongpun hanya tersenyum melihatnya.

FIN

Mianhae jika kurang seru. semoga Iana menyukainya^_^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s