(Songfiction) Kontrol

on

story-by-chunniest

leesinhyo@posterchannel

Title : Kontrol

Story by CHUNNIEST

Genre : Romance, Songficton

Cast :

* Kim Sunggyu (INFINITE)

* Han Seoyun (OC)

 Setelah mendengar lagu Sunggyu yang ‘Kontrol’ ini jadi terinspirasi membuat ffnya. Lagunya KEERRREENNN BBGTTTT…. Apalagi penyanyinya yang bersuara khas. (maklum author fansnya Sunggyu jadi author heboh deh kalau menyangkut leader Infinite itu)

Happy reading^-^

DON’T BE A SILENT READERS!!!!!

I’ll take care of being hurt on my own

So in return promise me one thing

Promise me just this one thing

Sunggyu berjalan kembali ke belakang panggung. Jemarinya terangkat menghapus air mata yang hampir keluar dari matanya. Seharusnya perasaan Sunggyu bahagia sekarang karena banyak orang yang mendukung comebacknya tapi ekspresi diwajahnya tak menunjukkan senyuman sama sekali.

“Hyung……”

Sunggyu mendongak mendengar suara Sungjong. Benar saja maknae Infinite itupun tengah berlari menghampirinya. Dibelakang tampak member Infinite lain juga datang.

“Hyung… Penampilanmu tadi keren sekali. Kau benar-benar menghayatinya.” Puji Sungjong.

“Sungjong benar Sunggyu-ya. Apa ini karena Seoyun?”

Myungsoo menyikut Woohyun yang sudah menyinggung nama ‘Seoyun’. Sunggyupun berjalan meninggalkan member lain yang sangat berisik.

“Apa benar kau masih memikirkan Seoyun, hyung?” Myungsoo merangkul bahu Sunggyu dan mengimbangi jalan leadernya itu.

“Aku tak ingin membicarakannya.”

Waeyo?” Tanya Hoya yang menyusulnya.

Langkah Sunggyu terhenti dan melayangkan tatapan tajamnya kearah member Infinite.

“Aku hanya ingin sendiri.” Ucap Sunggyu sebelum akhirnya berjalan pergi.

“Sejak kapan hyung menyeramkan itu menjadi sensitif seperti itu?” Gumam Sungyeol menatap kepergian Sunggyu.

“Aku mendengarnya Seungyeol-ah.” Ucapan Sunggyu terdengar seperti ancaman membuat semua member merinding ketakutan.

Your spot will always stay the same

So if you miss it

Don’t worry about it and come back to me

Seorang gadis mematikan televisi setelah selesai melihat premiernya Sunggyu. Gadis bernama Han Seoyun itu teringat pemandangan saat Sunggyu tengah menyanyikan lagu terbarunya. Seoyun bisa melihat mata Sunggyu berair. Terlihat jelas laki-laki itu tengah menangis.

“Untuk apa air mata itu Oppa? Kuharap air mata itu bukan karena aku Oppa.”

Seoyun banglit berdiri kemudian menghampiri meja belajarnya. Tangannya menarik laci meja dan mengambil selembar foto. Senyuman pahit menghiasi ekspresi sedih di wajahnya saat melihat foto dirinya yang tertawa seraya Sunggyu menyatukan kepala mereka.

Pabo!! Bukankah aku sudah menyuruhmu untuk melupakanku Oppa?”

Seoyun menyentuh foto Sunggyu. Hati Seoyun terasa sakit ketika perasaan rindu melingkupinya. Tapi gadis itu berusaha menahan perasaan itu. Gadis itu tak ingin menggoyahkan keputusannya dengan muncul di hadapan Sunggyu.

“Ini demi kebaikanmu Oppa. Kumohon lupakanlah aku.” Seoyun berkata pada foto Sunggyu di tangannya.

 

I can take care of waiting all on my own

So in return please remember this

Please remember just this one thing

Woohyun keluar dari kamarnya hendak menuju kamar mandi. Senyuman tampak di wajahnya melihat member lain tengah rebutan untuk menonton televisi. Woohyun sampai di depan pintu kamar mandi. Namun saat tangannya sudah berada di gagang pintu, laki-laki itu terdiam saat telinganya menangkap suara dari dalam kamar mandi. Suara tangisan yang tertahan dan Woohyun tahu siapa pemilik suara itu.

“Kembalilah….” Woohyun bisa mendengar suara lirih Sunggyu di sela tangisnya.

Woohyun hanya bisa menghela nafas tak mampu berbuat apa-apa mengingat Sunggyu tidak pernah terbuka dengan masalah pribadinya.

“Aku dulu Woohyun-ah.” Seru Dongwoo berlari ke arah Woohyun.

Sebelum Dongwoo sempat mendobrak pintu, Woohyun segera menahan tangannya.

“Kau pakai kamar mandi yang lain dulu.”

Waeyo?”

Dongwoopun mendengar suara tangis Sunggyu yang lirih dan diapun tahu alasan Woohyun menahannya.

“Sunggyu hyung?”

Woohyun mengangguk menjawab pertanyaan Dongwoo.

“Jika Sunggyu hyung masih menyukai Seoyun kenapa mereka tidak bersatu lagi saja?” Ucap Dongwoo.

“Tidak semudah itu. Seoyun bersikeras tidak ingin bertemu dengan Sunggyu. Sepertinya ada alasan tersendiri mengapa Seoyun ingin berpisah dengan Sunggyu.”

Dongwoo menatap pintu kamar mandi seakan mengerti kesedihan yang dirasakan Sunggyu. Di dalam kamar mandi Sunggyu duduk dilantai dan bersandar pada dinding. Rambutnya terlihat acak-acakan karena ditarik-tarik. Terlihat laki-laki itu begitu rapuh tanpa gadis yang dicintainya.

tumblr_mumet8RzlO1robrxno6_500

My shoulder will always be there for you

So whenever it may be, if you need me again

Don’t worry about it and come back to me

PYAARR……

“Alasan apa kau menuduhku seperti itu HUH?” Bentak tuan Han setelah memecahkan vas bunga.

“Aku memiliki bukti yang kuat jika kau berselingkuh dengan wanita lain.” Suara nyonya Hanpun tak kalah keras.

Seoyun yang berada di kamarnya tengah duduk di pojok kamarnya dan menutup telinganya dengan kedua tamgannya. Air mata tanpa sadar keluar dari mata gadis itu. Suara teriakan-teriakan kedua orangtuanya membuat Seoyun tidak tahan. Gadis itu memutuskan berdiri dan keluar dari kamarnya.

“YA!! Kau mau kemana HUH?” Ucap tuan Han melihat putrinya menuju pintu.

“Aku mau menghilang dari keluarga ini. Kalian hanya mementingkan diri kalian sendiri tanpa berpikir dampaknya bagiku. Aku tidak tahan berada dirumah yang terasa seperti neraka.”

BBRRAAAKKK…..

Seoyun membanting pintu dengan keras dan berlari. Biasanya gadis itu akan menuju dorm Infinite dan Sunggyulah yang akan selalu menghiburnya. Tapi karena keputusan yang sudah diambilnya membuat gadis itu tak bisa melakukan kebiasaanya itu. Tanpa sadar kaki Seoyun membawa gadis itu di depan dorm Infinite yang tak jauh dari rumahnya. Gadis itu terkejut menyadari dirinya sudah berada disana. Dia mendongak dan melihat lampu dalam dorm masih menyala.

“Kau sedang apa Oppa?” Gumam Seoyun.

Gadis itu tersenyum saat membayangkan Sunggyu tengah memarahi member lain untuk membersihkan dorm. Seoyun ingat betul bagaimana mata Sunggyu yang kecil menatap tajam kearah member lainnya.

“Seoyun noona?”

Seoyun menoleh dan mendapati Myungsoo yang sedang membawa barang belanjaannya.

“Myungsoo-ah.”

“Kenapa noona tidak masuk? Bukankah noona ingin bertemu Sunggyu hyung?”

Seoyun menggeleng.

Aniyo. Aku hanya kebetulan lewat saja. Kalau begitu aku pergi dulu. Selamat malam Myungsoo-ah.”

“Sampai kapan noona akan membuat Sunggyu hyung menderita?” Ucapa Myungsoo sukses membuat langkah Seoyun terhenti.

Gadis itu berbalik dan Myungsoo menghampirinya. Mata Myungsoo bisa melihat bekas air mata di pipi Seoyun.

“Kenapa noona meninggalkan Sunggyu hyung?” Tanya Myungsoo.

Seoyun terdiam tak berani menatap Myungsoo. Gadis itu menggigit bibir bawahnya menandakan dia tengah gugup.

“Itu demi kebaikan Sunggyu Oppa.” Jawab Seoyun seraya berbalik namun Myungsoo menahan tangan gadis itu.

“Apa yang kau sebut ‘demi kebaikan’ justru membuat Sunggyu hyung terpuruk noona. Jika Sunggyu hyung melakukan kesalahan, tidak bisakah noona memberinya kesempatan?”

Seoyun menatap Myungsoo dengan air mata yang tertahan.

“Sunggyu Oppa tidak melakukan kesalan apapun Myungsoo-ah. Akulah yang salah. Aku akan menghambat karir Sunggyu Oppa jika aku tidak meninggalkannya.”

Seoyun menepis tangan Myungsoo dan berlari pergi.

Myungsoo merasa harus memberitahukan hal ini pada hyungnya jadi diapun segera melesat menuju dorm Infinite.

“Sunggyu hyung…. Hyung….” Seru Myungsoo mencari Sunggyu di manapun.

Seketika Sunggyu keluar dari kamar mandi dengan lesunya.

“Kenapa berteriak seperti itu?” Tanya Sunggyu.

Myungsoo langsung menghampiri Sunggyu.

“Hyung, tadi aku melihat Seoyun noona di luar. Dia sedang menangis dan melihat…… YA!! Hyung kau mau ke mana?” Penjelasan Myungsoo terputus saat melihat Sunggyu berlari keluar.

“Aiishhh…. Dasar Sunggyu hyung.” Gerutu Myungsoo .

I won’t ask you any questions

Not about why you left me behind here all alone,

Why you left me, why you did that to me

naekkeo haja, naega neol saranghae, eo?

Be mine, I will love you

Naega neol geokjeonghae, eo?

I will worry about you

naega neol kkeut kkaji, chaekim jil ge

I will take responsibility for you till the end

naekkeo haja, niga nal aljanha, eo?

Be mine, you know me

niga nal bwat janha, eo?

You’ve seen me for all this time

naega neol kkeut kkaji, jikyeo julge

I will protect you till the end

INFINITE – BE MINE

PPRROOKKKK…. PRROOKK……PRROOKKK…..

Seoyun memberikan tepuk tangan yang keras tepat setelah Sunggyu selesai menyanyikan lagu boybandnya sendiri.

“Daebak…. Suara Oppa merdu sekali.” Puji Seoyun.

“Apa kau sudah merasa lebih baik?”

Seoyun mengangguk senang.

“Ne. Mendengar suara Oppa membuatku merasa lebih baik.”

Sunggyu tersenyum melihat Seoyun bisa tersenyum.

Seoyun tersenyum getir mengingat moment dirinya bersama Sunggyu. Setiap Seoyun bersedih akibat pertengkaran kedua orangtuanya, dengan senang hati Sunggyu akan bernyanyi untuknya. Namun di taman yang sepi itu, Seoyun tak dapat lagi mendengar suara Sunggyu yang sangat disukainya. Seoyun mengayunkan ayunan yang mengombang-ambingkan tubuhnya. Gadis itu membiarkan air mata membasahi pipinya.

“Aku merindukanmu Oppa.” Ucap Seoyun lirih.

dolawajweo

Come back

haruharu ireoke

Every single day I’m here, shedding endless tears

nunmulro hayeomeobshi neoreul gidarineun naegero

While waiting for you, come back to me

dolawajweo

Come back

ggeuchi eobtneun nae ane

You’re the only one who can end

gidarim meomchul su itneun geon ojik geudaebakke eobseo

this endless wait inside of me

KIM SUNGGYU – KONTROL

Seoyun mendongak mendengar suara yang sangat dirindukannya. Gadis itu seketika berdiri tegak mendapati Sunggyu berdiri tak jauh darinya.

“O-Oppa?” Kaget Seoyun.

Sunggyu menyunggingkan senyuman bahagia dan menghampiri Seoyun. Tanpa meminta ijin, Sunggyu menarik Seoyun kedalam pelukannya.

“Seperti lagu yang kunyanyikan. Kembalilah padaku Han Seoyun.”

Seoyun mendorong tubuh Sunggyu dengan berat melepaskan pelukan hangat Sunggyu.

“Kembalilah Oppa. Jangan pernah menemuiku lagi. Karirmu akan terganggu jika aku selalu menggantungkan diri padamu Oppa.” Ucap Seoyun berbalik memunggungi Sunggyu.

“Karirku akan terganggu jika kau meninggalkanku Seoyun-ah. Aku bahkan tidak lagi bisa merasakan kesenangan saat bernyanyi. Yang kurasakan hanyalah sakit yang luar biasa mengingat kau tak lagi berada di sisiku.”

Sunggyu mendekati Seoyun dan memeluk gadis itu dari belakang.

dont-go-backhug

“Aku bahkan tidak tahu sudah berapa kali aku menangis. Tidak bisakah kau kau menyembuhkan rasa sakitku ini?”

Seoyun menitikkan air mata mendengar ucapan Sunggyu. Diapun sama menderitanya dengan kekasihnya itu. Dia juga selalu menangis jika mengingat dirinya tak lagi menjadi milik Sunggyu. Tangan Seoyun menyentuh tangan Sunggyu dan meremasnya.

“Mianhae Oppa. Kupikir kau akan terbebani dengan penderitaanku.”

“Aku tidak pernah terbebani apapun Seoyun. Aku siap untuk meminjamkan bahuku untukmu disaat kau membutuhkannya. Karena aku sangat menyayangimu.”

Ucapan Sunggyu membuat hati Seoyun menghangat.

“Aku sangat merindukanmu Seoyun-ah.”

Seoyun bersandar di dada Sunggyu dan tersenyum senang merasakan lukanya sembuh oleh karena Sunggyu.

“Aku juga sangat merindukanmu Oppa.”

What’s so important about that?

I just need you by my side

That’s all I need

 

××× FIN ×××

Jangan lupa meninggalkan jejak tangan kalian. Gomawo!!!!!!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s